Facebook Twitter Google RSS

Jumat, 17 Agustus 2012

Sembuh dari Sakit Kaki Gajah Setelah Makan Kardus

PR     19.22  No comments

Ma Acih, 70, warga Kampung Babakan Patrol, RT 03/05, Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas, KBB, menolak dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk menjalani pengobatan.

Hal tersebut diungkapkan Camat Cihampelas Apung Hadiat Purwoko kemarin, setelah pada Senin (11/4) lalu dia bersama Ketua Tim Penggerak PKK Elin Suharliah menengok dan membujuk wanita yang disinyalir mengonsumsi kardus untuk mengobati penyakitnya di rumahnya. “Kami sudah bujuk dia agar mau dirawat di rumah sakit karena penyakit turun peranakan yang dideritanya, tapi nyatanya dia tidak mau dan kami tidak bisa memaksanya,” kata Apung yang ditemui di sela-sela lomba desa di Kantor Desa Cihampelas,kemarin.

Apung menegaskan, dia sudah memberikan jaminan bahwa segala biaya transportasi atau fasilitas lain akan ditanggung pihaknya, tapi tetap saja Ma Acih tidak mau.Padahal untuk pengobatannya sudah dijamin Jamkesmas yang merupakan program dari pusat,sehingga sudah pasti dia tidak akan bayar ongkos pengobatan. Namun, dia membantah keras dan tidak terima jika dikatakan Ma Acih memakan kardus akibat tidak memiliki beras di rumahnya. Sebab, jatah beras raskin selalu dia terima setiap bulan dan gratis, begitu juga dengan lahan carik seluas kurang lebih lima hektare yang didiami ditanami tanaman bermanfaat seperti singkong dan lainnya.Karena itu,tidak mungkin jika Ma Acih kelaparan dan harus memakan kardus.

Tapi jika tingkahnya itu disebabkan mendapat wangsit dari mimpi untuk menyembuhkan penyakitnya, itu hal yang lumrah. Kepala Desa Situwangi Yaya Supriatna mengaku malu jika memang terbukti di wilayahnya ada warga yang tidak bisa makan karena kelaparan dan akhirnya harus makan kardus.Selama ini, dalam forum rapat bersama para RW dan RT,dia selalu menanyakanapakahadawargayangtidak bisa makan,silakan lapor untuk diberikanjatahalokasiberasraskin. Namun selama ini pengaduan itu tidak pernah ada.Karena itu,dia pun membantah Ma Acih mengonsumsi kardus karena kelaparandantidakpunya beras.

“Yang saya dengar, dia pernah membasuhkan air rendaman kardus yang dipanaskan ke tubuhnya sebagai obat gatal, tapi kalau mengonsumsi kardus untuk obat,saya belum melihat kendati itu mungkin saja dilakukannya,”ujarYaya. Berdasarkan pemeriksaan petugas puskesmas kecamatan yang datang memeriksa Ma Acih,Yaya mengatakan,kondisi Ma Acih saat ini mulai membaik. Penyakit yang dideritanya hanya penyakit turun peranakan, sedangkan gejala penyakit kaki gajahnya tidak teridentifikasi. Diberitakan SINDO sebelumnya, Ma Acih, 70, terbiasa mengonsumsi kardus untuk mengobati penyakitnya.

Anehnya ketika dia memakan kardus, perlahan tapi pasti penyakit kaki gajah dan turun peranakan yang sudah dialaminya bertahun-tahun berangsur sembuh.Padahal selama ini dia berobat ke puskesmas penyakitnya tidak pernah sembuh. “Ema emam kardus mun pas teu damang (Ema makan kardus kalau sedang sakit),” ucapnya singkat ketika ditemui SINDO di kediamannya,Sabtu (9/4). adi haryanto 



Sumber:

, ,

PR


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 komentar :

Latest Stories

Blogroll New

-

Labels

Text Widget

Recent news

About Us

Proudly Powered by Blogger.