Berita.Menarik.Biz - PARIS, Selama empat tahun, aktivis perempuan dari FEMEN sudah melanglang buana menggelar protes bugil di banyak negara di dunia ini. Saat ini, LSM asal Ukraina tersebut sudah membuka kamp pelatihan internasional di Kota Paris, Prancis.
"Pasukan-pasukan akan lahir di sini, namun mereka tidak akan menjadi tentara Prancis. Mereka akan menjadi tentara feminis dan tentara internasional. Semua perempuan di dunia ini membutuhkan FEMEN," ujar salah seorang anggota FEMEN Inna Shevchenko, seperti dikutip dari Freshties, Rabu (26/9/2012).
Kamp yang sama juga dibuka oleh FEMEN di negara asalnya, Ukraina dan saat ini, mereka turut merencanakan pembangunan kamp pelatihan itu di Brasil. Mereka tampaknya berniat untuk mendemo Pertandigan Olimpiade 2016.
FEMEN selalu mengkampanyekan tiga hal yang dianggapnya sebagai tiga kejahatan di dalam kehidupan partriarki. Tiga hal itu adalah eksploitasi seksual, kediktatoran, dan agama.
Aktivis-aktivis itu selalu menggelar protes dalam keadaan tanpa busana dan aktivitas mereka sering terlihat di sejumlah negara Eropa. Mereka sempat memanjat balkon kantor Kedubes India di Ukraina untuk memprotes larangan visa terhadap perempuan Ukraina, Rusia dan Kazakhstan, karena umumnya, perempuan-perempuan dari negeri tersebut masuk ke India untuk menjadi pekerja seks.
FEMEN menilai, India sudah melakukan penghinaan terhadap perempuan asal Ukraina, Rusia, dan Kazakhstan dengan melancarkan kampanye itu. Mereka langsung mengecam India dan mendesak Negeri Bollywood agar meminta maaf kepada Ukraina dan menutup rumah bordil di India.(AUL)
Sumber:
OkeZone.Com





0 komentar :