Berita.Menarik.Biz - Setelah sukses menjadi vokalis band Vierra, Widi mulai dilirik untuk berperan dalam sebuah film. Meski membintangi sebuah peran dalam film adalah pengalaman yang baru baginya, Widi sudah mendapatkan tantangan adegan yang cukup berat.
Di film berjudul Sang Martir, ia dipercaya memerankan karakter seorang gadis panti asuhan berjilbab. Ia mengaku benar-benar merasa kesulitan, karena belum pernah berakting sebelumnya.
Apalagi di film ini, ia harus beradu akting dengan beberapa pemain senior seperti Henidar Amroe, serta aktor populer seperti Adipati Dolken.
Dan satu hal lagi yang membuatnya merasa terbebani, ia harus memerankan adegan sebagai wanita yang diperkosa oleh seorang pria. "Aku adegannya diperkosa sama preman yang menguasai panti asuhan. Stress banget, terus teriak-teriak jadi gila, sakit banget," ceritanya, Senin (22/10).
Ia menerangkan, peran itu cukup membuatnya keberatan dan kaget. "Dialognya nggak susah, tapi pas akting diperkosa sama stress depresi, itu yang susah," ujarnya.
Meskipun, adegannya tidak banyak, namun saat proses syuting, ia harus melakukan adegan itu sampai diulang sebanyak tiga kali. "Tapi, itu karena pengambilan angle yang beda-beda, jadi untuk pemindahan kamera saja," ia menambahkan.
Adegan itu sedikit mengungkit pengalaman masa lalu Widi yang pernah hampir mengalami kejadian serupa. Namun, ia tak ingin hal itu dianggap sebagai trauma. "Aku nggak bilang itu trauma, kan kesannya lemah. Justru aku ambil adegan ini untuk mewakili perempuan, harus kuat," tuturnya tegas.
Ia sendiri tertarik menerima tawaran peran itu karena melihat jalan ceritanya yang menarik. "Ada konflik perbedaan agama, dan konflik sosial," sebutnya. vv
Sumber:
SurabayaSore.Com





0 komentar :