![]() |
| Ilustrasi |
Kedua dokter telah dimintai keterangan pihak berwajib dan otoritas medis di Ivinhema, sebuah kota di negara bagian Mato Grosso do Sul itu. Kedua dokter pun kini telah dipecat.
Awalnya, si wanita hamil, Gislaine de Matos Rodrigues, telah meminta dokter yang selama ini menanganinya untuk membantunya melakukan persalinan. Namun, setelah diberikan obat perangsang, dokter lain justru datang, dan bersikeras bahwa ia yang bertugas melakukan persalinan.
Laporan mengatakan kedua orang itu pada awalnya mulai berdebat, dan kemudian untuk melakukan perlawanan. "Itu perkelahian hebat. Mereka berguling-guling di lantai, istriku pun menjerit meminta mereka berhenti," kata suami wanita itu, Gilberto Melo Cabreira, dikutip koran Folha de Sao Paulo, Jumat (26/2). Petugas keamanan kemudian diminta datang untuk menghentikan para dokter.
Salah satu dokter yang terlibat perkelahian mengkonfirmasi ke Globo TV bahwa memang benar ada perkelahian di ruang bersalin, tetapi ia menyalahkan koleganya. "Aku tidak mengajaknya berkelahi, tapi ia masuk dan berkelahi denganku," kata Dr Sinomar Ricardo.
Gislaine akhirnya melahirkan lewat operasi caesar selama 90 menit. Sayangnya, si jabang bayi perempuan lahir dalam kondisi tak bernyawa. Kabarnya, bayi meninggal karena kekurangan oksigen.(BBC/YUS)
Sumber:
Liputan6





0 komentar :